Bedah Buku “Islam Nusantara Dalam Konteks: Dari Multikulturalisma Hingga Radikalisme” bersama Dr Syafiq Hasyim

November 19, 2018


Tarikh: Jumaat, 23 November 2018
Jam: 7PM-10PM
Tempat: Graha Pemuda, Sri Hartamas, Kuala Lumpur

Daftar di:  https://www.eventbrite.com/e/bedah-buku-islam-nusantara-dalam-konteks-dari-multikulturalisma-hingga-radikalisme-bersama-dr-tickets-52807442482

 

Buku “Islam Nusantara dalam Konteks” merupakan respon terhadap orang-orang yang mempertanyakan teori daripada konsep Islam Nusantara. Sehingga nantinya konsep Islam Nusantara memiliki ‘pijakan’ yang jelas dan tidak dianggap sebagai sebuah konsep yang hanya reaktif belaka.

Sesungguhnya Nahdlatul Ulama telahpun menawarkan gagasan ke-Islaman baru yang disebut dengan istilah Islam Nusantara pada Muktamar NU 2015 di Jombang.  Dengan gagasan ini dimaksudkan agar masyarakat Nahdliyyin secara khusus masyarakat Indonesia secara umum memiliki cara baru untuk menghadapi tantangan-tantangan keIslaman dan keumatan di masa mendatang seperti persoalan ekstremisme keagamaan, politik identitas, nasionalisme, internasionalisme dlsb. Gagasan ini merupakan bentuk nahdlah (atau kebangkitan yang kedua) bagi Nahdlatul Ulama setelah kebangkitan pertama tahun 1926.

Akan tetapi apakah gagasan ini memiliki kemampuan untuk menjawab masalah ke depan karena alih-alih menawarkan penyelesaian kemunculan Islam Nusantara ini oleh sebagian kalangan justru membawa persoalan baru?

Islam Nusantara dalam Konteks ini secara umum ingin memberikan penjelasan teoritis dan konseptual tentang ide Islam Nusantara dengan cara melacak dasar-dasar Islam Nusantara di dalam rentang sejarah dan tradisi ke-NU-an, termasuk di dalamnya adalah tradisi kefikihan dan teologisnya. Penjelasan ini dimaksudkan agar gagasan Islam Nusantara ini bisa dipahami bukan hanya oleh pihak NU namun juga oleh pihak di luar NU. Hal ini penting karena NU juga menginginkan gagasan ini bisa ditawarkan ke dunia internasional.

Setelah itu buku ini juga mencoba membawa gagasan Islam Nusantara untuk dihadap-hadapkan dengan agenda-agenda yang menghadang NU dan bangsa Indonesia sebagaimana disebutkan di atas misalnya bagaimana tawaran Islam Nusantara atas persoalan ekstremisme, kemiskinan sampai lingkungan hidup.

 

Tentang Penulis

Dr Syafiq Hasyimadalah ahli Pengurus Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Beliau juga adalah pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI). Beliau bertugas sebagai Felo Jemputan di S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Nanyang Technological University (NTU) Singapura. Beliau memperoleh ijazahnya daripada Fakultas Ushluddin, UIN syarif Hidayatullah kemudian menyambung pengajian Sarjana di Leiden University, Faculty of Literature and Theology, dengan Tesis “Muslim Political Ethic in Indonesia: A Study of Political Behaviour among Muslim Political Parties, 1998-2000.” Selanjutnya Syafiq melanjutkan Ph.D beliau di Freie Universität Berlin dengan disertasi “Majelis Ulama Indonesia (MUI, Council of Indonesian Ulama) and its Role in the Islamisation of Indonesia State in Indonesia.” Beliau sangat aktif dalam usaha memberdayakan masyarakat. Pernah mendirikan Yayasan Rahima pada tahun 2000 dan menjadi penolong pengarah International Centre for Islam and Pluralism (ICIP) pada tempoh (2003-2009). Beliau merupakan penulis buku Understanding Women in Islam: An Indonesian Perspective, Bebas dari Patriarkhisme Islam, Demi Toleransi Demi Pluralisme:Esai-Esai Untuk Merayakan 65 Tahun Dawam Rahardjo, danIslam Nusantara dalam Konteks Multikulturalisme dan Radikalisme.

 

Program

7-800PM: Solat dan makan malam
8-810PM: Pengenalan oleh Pengerusi, Muhammad Thufail Sayuti
810-9PM: Pembentangan oleh Dr Syafiq Hasyim
9-1000PM: Diskusi

Dianjurkan oleh: Islamic Renaissance Front

 




View original article at: http://irfront.net/post/events/bedah-buku-islam-nusantara-dalam-konteks-dari-multikulturalisma-hingga-radikalisme-bersama-dr-syafiq-hasyim/